bahan sisir rambut
Barbershop, Tips Rambut

4 Material Bahan Sisir Rambut Yang Biasa Digunakan

Secara sekilas, bentuk sisir memang terlihat tidak jauh berbeda. Umumnya, untuk membedakan sisir yang paling mudah ialah dengan melihat jarak tooth atau kerapatan gigi rambut dari yang rapat hingga renggang. Padahal untuk mendapatkan rambut yang rapih tidak bergantung pada jaraknya tooth-nya saja, tapi ada satu hal lagi yakni material atau bahan sisirnya. 

Supaya mendapatkan sisir yang tepat, bahan sisir rambut juga perlu diketahui agar mendapat hasil yang maksimal. Seandainya kamu sekarang sudah menyesuaikan sisir dengan jenis rambutnya, selanjutnya akan lebih baik jika dengan menyesuaikan bahan sisirnya.  

Melansir dari formulate.co, kebanyakan sisir menggunakan bahan material yang berasal dari bahan alami dan sintetis. Kedua bahan tersebut memiliki kelebihannya tersendiri untuk rambut dan secara penggunaan.

4 Bahan Sisir Rambut

1. Bahan Plastik

jenis sisir rambut
Barber Comb

Sisir berbahan plastik ialah yang paling banyak digunakan. Kelebihannya sisir plastik yaitu bahannya yang tidak mudah patah, ringan, dan ekonomis untuk dimiliki. Karena kelebihannya tersebut, banyak jenis sisir yang menggunakan bahan plastik.

Kamu mungkin salah satu pengguna sisir ini untuk digunakan di rumah maupun dibawa beraktifitas. Selain itu, penggunaannya juga cenderung bisa lebih lama karena sifat plastik yang kuat.

Sayangnya, jika dilihat dari pengaruhnya ke rambut, sisir satu ini dinilai tidak cukup baik karena bahan plastik dapat menghasilkan listrik statis saat proses menyisir yang membuat sisir tersangkut. Namun tenang saja, resiko tersebut masih bisa dihindari asalkan rambut dijaga kesehatannya dan penggunaan sisir yang tidak berlebihan.

2. Bahan Metal 

sisir bahan metal

Selanjutnya berasal dari bahan metal yang membuat sisir satu ini lebih kokoh dari sisir plastik. Melansir dari fendrihan.com, kelebihan sisir metal yaitu halus saat bersentuhan dengan rambut atau minim gesekan yang merusak rambut. Sehingga sisir bisa menjaga kondisi rambut tanpa resiko tersangkut dan rapi dengan mudah. 

Soal ketahanan material, sisir satu ini tentu punya tidak mudah berubah bentuk ketika disimpan dalam saku dan dapat digunakan jangka waktu yang lama. 

3. Bahan Kayu

sisir bahan kayu

Bahan sisir selanjutnya berasal dari bahan organik, yakni berasal dari kayu. Sisir kayu dinilai baik untuk rambut karena dari proses pembuatannya yang berbeda dengan platik maupun besi. Sisir berbahan kayu terdapat proses yang dilakukan secara tradisional atau handcrafted.

Keuntungannya, sisir jadi dibuat dengan perhatian khusus untuk mendapat hasil sisir yang baik. Serta sisir berbahan kayu minim menghasilkan listrik statis dengan rambut saat menyisir dan lembut saat menyisir rambut.

Selain itu, keunikan sisir satu ini ialah ialah bentuk dan kesan eksklusif dari segi bahan. Kalau kamu memiliki sisir kayu, ada baiknya kamu rawat dengan baik. 

4. Tanduk

sisir bahan tanduk

Terdapat sisir yang lebih lembut dari bahan kayu, yaitu berbahan tanduk. Sama halnya seperti bahan sisir sebelumnya, sisir berbahan tanduk ini tidak menimbulkan listrik statis yang dapat merusak rambut serta lembut saat bersentuhan dengan rambut.

Melansir fendrihan.com, sisir berbahan tanduk biasanya diambil dari hewan kerbau dan domba jantan. Ditambah proses pembuatan yang manual sehingga mendapat hasil sisir yang baik. 

Setelah mengetahui beragam bahan sisir tadi, rupanya bahan sisir juga dapat mempengaruhi hasil sisir rambut maupun kondisi kesehatan rambut. Sisir yang tepat akan membuat bukan cuma memberikan hairstyle yang keren, tapi juga akan menjaga kondisi rambut.

Jangan lupa, sisir menyisir jadi bagian perawatan rambut rutin mesti dilakukan setelah mendapatkan hairstyle dari barberman langgananmu. Kira-kira bahan sisir mana sesuai dengan kebutuhanmu? 

2 thoughts on “4 Material Bahan Sisir Rambut Yang Biasa Digunakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *